“Pertama menyampaikan konsep adaptasi kebiasaan baru salah satunya cuci tangan pakai sabun di air mengalir, jaga imunitas tubuh, memakai masker, mengkonsumsi buah dan sayur, lindungi kelompok rentan dari penyakit kronis seperti bayi, usia lanjut, disabilitas,” terangnya.

Lanjut Richa Vinatalia S.Kep., Ners dari Puskesmas Maluk yang membidangi Polindes dan Imunisasi. Ia menyampaikan tentang adaptasi kebiasaan baru individu, juga menyampaikan informasi kalau saat ini yang belum lengkap vaksinnya, yang terdekat ada di puskesmas Jereweh.

Rika menghimbau peserta sosialisasi walau sudah berada di era new normal agar tetap menjaga dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

“Apalagi saat kita mau makan, wajib untuk mencuci tangan di air mengalir atau bila darurat lagi di perjalanan bisa menggunakan hand sanitizer, jika ada
gejala panas, batuk dan sesak napas jangan panik dan tetap tenang, segera konsultasi ke tenaga medis,” himbaunya.

Penuntasan vaksinasi Covid 19 di wilayah kecamatan Maluk saat ini mayoritas sudah melengkapi vaksin booster di karenakan untuk keperluan bekerja di perusahaan.

Pemateri ke 2 Yuliyanti, S.KM menyampaikan PHBS saat ini mayoritas dalam persalinan ditolong oleh petugas kesehatan (Bidan).

“Cara penyimpanan ASI dengan cara, asi di suhu ruangan tahan 6-8 jam, asi disimpan di termos berisi es batu akan tahan selama 24 jam. ASI di lemari es akan tahan 3×24 jam. Intinya selama 6 bulan hrs di kasih ASI eklusif,” terangnya.

Yuliyanti memaparkan pentingnya Menggunakan air bersih, menggunakan jamban sehat, memberantas jentik nyamuk di rumah sekali dalam seminggu, bisa dengan melakukan foging untuk memberantas nyamuk Aides Aigifty (DBD).

“Selain itu di anjurkan untuk makan buah dan sayur setiap hari, melakukan aktifitas fisik setiap hari minimal 30 menit, tidak merokok di dalam rumah, dan menggunakan garam beryodium,” beber Yuliyanti, S.KM perwakilan dari Puskesmas Maluk yang membidangi promosi kesehatan.

Baca juga: Susi dan Prabowo Makin Lengket di Pangandaran, Apa Terkait Capres 2024?

Selanjutnya dilaksanakan sesi diskusi yang dipandu oleh ke dua nara sumber. Tampak hadir dalam sosialisasi tersebut Kepala Desa Bukit Damai Suwardi, Ketua TP.PKK Desa Bukit Damai, Eli Rosita, Direktur yayasan keluarga Andini Nusantara Dwi Tesna Andini, S.I.Kom.MM dan Sadrul Imam, Narasumber I dari Puskesmas Maluk bidang polindes dan imunisasi Richa Vinatalia S.Kep.Ners, Narasumber 2 yang mewakili Dinas kesehatan bidang promosi kesehatan, Yuliyanti, S.KM, Babinsa Bukit Damai Kopda Achmad Fahri, Bhabinkamtibmas Desa Bukit Damai Bripka Wawan Gunawan, Staf desa Bukit Damai dan seluruh peserta sosialisasi.(DND)

1 2
Share.
Leave A Reply

Exit mobile version