“Kondisi saat ini, dimana tentara Zionis dengan membabi buta membunuh anak-anak dan kaum perempuan tak berdosa secara biadap di Palestina mengharuskan kita semua untuk bersuara dan bersikap. PWI mengutuk keras sikap brutal tersebut dan menyerukan agar wartawan di seluruh Indonesia dan dunia bersatu, mendesak agar penjajahan dan kekejaman ini segera dihentikan,” ujar Hairil usai menghadiri Aksi Bela Palestina.

Hairil mengjngatkan bahwa di masa lampau, Pers Indonesia berperan sangat penting dalam perjuangan untuk kemerdekaan Bangsa Indonesia dari penjajahan.

Pada masa Pergerakan Nasional, pers memiliki peranan yang sangat besar dalam membangkitkan dan menguatkan semangat juang rakyat Indonesia. Kala itu, pers berfungsi untuk menyebarkan informasi-informasi sekaligus menjadi alat propaganda untuk meraih kemerdekaan Indonesia yang saat ini dinikmati seluruh rakyat.

Baca juga: Anton Rahanto Kepret Kicauan Otang Tarlian: Tahun Politik Datang Lebih Awal

“Sejarah telah mencatat bahwa Pers berperan besar dalam perjuangan merebut kemerdekaan Indonesia. Saat ini Pers juga harus ikut berperan untuk memperjuangkan kemerdekaan bangsa Palestina. Karena kekejaman yang dilakukan tentara Israel saat ini melanggar nilai-nilai kemanusian yang dijunjung tinggi oleh Pers di seluruh dunia,” pungkas Hairil.(*)

1 2
Share.
Leave A Reply

Exit mobile version