Janji kampanye pasangan yang telah dilantik jadi bupati dan Wakil bupati Pangandaran itu, hanya kegiatan seremonial dan tagline Pangandaran melesat ternyata hanya sebuah tagline tanpa makna
Kata dia bagaimana nasib tenaga kesehatan, pasilitas umum dan berbagai layanan kesehatan sama sekali tidak ada perubahan, bahkan banyak tenaga tenaga honorer berbulan-bulan tidak di bayar
“Dalam rapor ini banyak angka merahnya. Kondisi ini sebagai bentuk kekecewaan kami, atas kegagalan Citra-Ino menjadi pemimpin di Kabupaten Pangandaran,” kata Korlap Tian Kadarisman dilokasi aksi, Senin (2/6/2025)
Sementara untuk memenuhi permintaan mahasiswa Bupati Citra Pitriyami sempat keluar dari kantor setda Pangandaran dan menemui aksi massa. ditemani beberapa Kepala Dinas. Saat itu, Citra langsung dicecar beragam kritik oleh mahasiswa.
Tak berselang lama, situasi malah berubah tak kondusif, sehingga akhirnya Bupati Citra Pitriyami memilih kembali masuk ke area Kantor Setda Kab Pangandaran dengan pengawalan aparat keamanan.
Massa yang tetap bertahan sampai sore kembali melanjutkan aksi demo dengan orasi saling bergantian dari peserta aksi sebelum akhirnya mahasiswa tersebit membubarkan diri selepas pukul 16.00 WIB dan berjanji akan kembali lagi dengan massa lebih banyak.(Riz)**

