“Dalam rangka sosialisasi pencegahan, kebakaran dan penyelamatan non kebakaran, hampir setiap tahun kami (Damkar.red) mendapat kunjungan, baik di tingkat sekolah TK maupun umum,”, ungkapnya.
Ia menjelaskan dalam sosialisasi pencegahan kebakaran dan penyelamatan non kebakaran ini bertujuan memberikan pemahaman untuk penyelamatan kebakaran mandiri seperti api kompor gas, listrik dan cara penggunaan alat-alat pemadam kebakaran.
“Kami terus mengedukasi untuk perkenalan profesi pemadam, memperkenalkan alat-alat pemadam dalam penanganan kebakaran dan non kebakaran, pengenalan APD dan tugas pemadam.”, jelasnya.
Baca juga: Secara Simbolis Kepala Desa Maluk Menerima Bantuan Paket Sembako Dari PT AMNT
Masih dikatakannya, anggota damkar 24 jam tetap standby berdasarkan shiftnya, dan mereka standby di 2 pos, yaitu Brang Rea dan Poto Tano satu Mako.(Red)

