Menurut lelaki yang hoby pencak silat itu, sosialisasi dengan mengandalkan simbol hijau-,kuning tidak akan menghilangkan cara-cara konvensional. Sebab tujuannya tetap sama yakni memperkenalkan diri.

“Ini cara saya, dan saya memilih berbeda dari yang lainnya. Karena perbedaan itu baik dan indah,” kelakarnya.

Apalagi, kata dia, saat ini banyak relawan serta simpatisannya yang berasal dari generasi milenial dan gen z. Sehingga dirinya otomatis harus menyesuaikannya.

Baca juga: Food Estate Program Unggulan Ketahanan Pangan Pangan di Kabupaten Sumbawa Barat Sukses Produksi Ribuan Ton Jagung

Dibelakang saya ini, para relawan hampir semua kalangan muda yang memiliki inovasi serta kreativitas. Jadi saya sangat support dengan menciptakan suasana harmonis,”papar pria lulusan UNPAD tersebut.(RD)**

1 2
Share.
Leave A Reply

Exit mobile version