Saat dikumpulkan, disampaikan bahwa setelah menerima nanti akan ada potongan hingga sebesar Rp100 ribu untuk kemudian dibagikan kepada para pihak. Namun perjanjian tersebut kemungkinan besar tidak diketahui oleh siswa.

Sampai pada akhirnya siswa tersebut menerima kartu anjungan tunai BRI (ATM). Namun setelah mengambil uang, ternyata ada seseorang yang telah menunggu dan meminta fie dari uang yang diterimanya.

Sementara itu, bidang kesiswaan SMPN 3 Cipatujah Aris mengaku bahwa pihaknya tidak tahu menahu soal pungutan bantuan PIP tersebut

Aris berdalih bahwa pihaknya hanya mendampingi siswa saja saat pencairan di bank BRI, hal yang menyangkut teknis seperti buku tabungan dan kartu ATM langsung dipegang oleh siswa,” katanya.

Baca juga: Secara Resmi Camat Maluk Munutup Acara MTQ ke XXI Tingkat Kecamatan di Desa Mantun

“Tidak ada potongan kang, sekolah hanya mendampingi saja,” ucapnya.(Tim)**

1 2
Share.
Leave A Reply

Exit mobile version