Sumbawa Barat Obormerahnews.com-Di era digital, kemampuan membuat konten promosi menjadi kebutuhan penting bagi pelaku UMKM. Namun, keterbatasan waktu dan sumber daya sering kali membuat proses ini menjadi tantangan.

Baca juga: Pantai Cipatujah indah, tapi Kumuh dan Banyak Sampah

Namun berbekal teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), pelaku UMKM dapat menciptakan materi pemasaran secara lebih cepat, mudah, dan efisien hanya dengan memberikan instruksi sederhana.

Untuk mendekatkan teknologi ini kepada pelaku usaha lokal, salah satu perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) bersama KUMPUL.ID, menyelenggarakan ‘AI Ignition Road to NTB’. Program ini menjangkau 186 pelaku UMKM, terdiri dari 75 peserta di Kabupaten Sumbawa, 50 peserta di Kabupaten Sumbawa Barat, 31 peserta di Sembalun, dan 30 peserta di Jerowaru, Lombok Timur.

Berasal dari beragam sektor usaha, mulai dari makanan dan minuman olahan, jasa, kerajinan tangan, tekstil, pertanian, peternakan, hingga pariwisata, para peserta tidak hanya mengenal perkembangan teknologi AI, tetapi juga langsung mempraktikkan pemanfaatannya sesuai kebutuhan usaha masing-masing. Mereka belajar membuat materi promosi, menyusun kalimat pemasaran, mengelola pembukuan sederhana, menghitung harga pokok penjualan, hingga membuat proyeksi penjualan. Melalui perangkat yang mereka gunakan sehari-hari, teknologi AI pun menjadi lebih dekat, praktis, dan relevan dengan tantangan yang dihadapi pelaku UMKM.

Vice President Policy & Permitting dan Social Impact AMMAN, Priyo Pramono, mengatakan bahwa di era teknologi ini peningkatan kapasitas digital UMKM sangatlah penting, “Para pelaku UMKM di NTB memiliki kreativitas dan potensi yang sangat besar. Melalui AI Ignition Road to NTB, kami ingin membantu memperkenalkan teknologi yang dapat digunakan untuk mendukung penjualan, administrasi, dan operasional, melalui AI yang beretika dan bertanggung jawab. AI bukan untuk menggantikan kreativitas, tetapi menjadi asisten pengembangan bisnis, untuk mendukung kecepatan dan kemampuan menjangkau peluang pasar yang lebih luas,” ujar Priyo.Kamis (2/10/2026).

1 2
Share.

2 Komentar

  1. Pingback: Soal Mitos atau Fakta Infeksi HPV, RSUD Pandega Pangandaran Edukasi Masyarakat ⋆ OBORMERAH

  2. Pingback: Raih Akreditasi Tingkat Utama, RSUD Pandega Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan Keselamatan Pasien ⋆ OBORMERAH

Leave A Reply

Exit mobile version