Sejalan dengan penegasan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya juga mengeluarkan pernyataan resmi melalui kanal media sosialnya. Pemkab Tasikmalaya secara jelas menyatakan, bahwa Wakil Bupati tak pernah meminta sumbangan atau dana, dan menawarkan bantuan. Terlebih yang tak sesuai dengan prosedur serta ketentuan yang berlaku.
Menanggapi adanya yang mengaku sebagai Wakil Bupati Tasikmalaya, Pemkab langsung mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh masyarakat. Imbauan tersebut, supaya masyarakat tidak mudah percaya dan terperdaya oleh oknum yang mengatasnamakan pejabat daerah.
Pemkab Tasikmalaya juga mendesak masyarakat untuk mengambil langkah-langkah pencegahan. Pertama menolak dan mengabaikan pesan singkat, terutama yang mengaku sebagai Wakil Bupati maupun pejabat Pemkab Tasikmalaya. Terlebih, pesan itu berisi meminta transfer dana atau menawarkan bantuan yang tidak jelas.
Baca juga: Personel KPL Poto Tano Laksanakan Pemeriksaan Kendaraan Di Kawasan Pintu Keluar Masuk Pelabuhan
Kemudian kedua, agar masyarakat terlebih dahulu melakukan verifikasi informasi di situs atau media sosial resmi dan sah milik Pemkab Tasikmalaya. Selanjutnya, segera melaporkan ke pihak berwajib, jika menemukan adanya indikasi penipuan atau sudah menjadi korban. (*)

