Sementara itu, Jauh jauh hari Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata sudah mengisyaratkan bakal merotasi dan mutasi sejumlah jabatan eselon II dan III dalam waktu dekat.

Perombakan komposisi ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran sekaligus merombak pejabat yang tidak menunjukkan kinerja optimal.

Jeje mengatakan, rencana rotasi pejabat setingkat kepala dinas ini didasarkan hasil penilaian dan uji kesesuaian pekerjaan (job fit) yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Dalam hasil tersebut didapati sejumlah posisi memerlukan penggantian pimpinan, baik karena keahlian yang tidak sesuai maupun hasil kinerja yang tidak maksimal.

Terpisah, Kepala BKPSDM Kab Pangandaran Wawan Kustaman menyebut, pihaknya sudah berkomuniasi dengan Kemendagri terkait rotasi dan mutasi pejabat. Kemendagri sudah mempersilahkannya untuk mengajukan hal tersebut.

“Kita baru mendapat rekomendasi dari menpanRB saja untuk selajutnya di ajukan dan menunggu rekomendasi dari Kemendagri”

Terkait pejabat yang terkenal rotasi atau mutasi itu berdasarkan hasil sejumlah penilaian

“Rotasi dan mutasi pejabat ini kami yakini dapat meningkatkan roda Pemerintahan Kabupaten Pangandaran. Diharapkan seluruh program pemerintah dapat direalisasikan dengan optimalkan dan hasilnya dirasakan masyarakat secara penuh,” jelasnya.

Menurut Wawan rotasi dan mutasi jabatan kali ini terbilang penting lantaran terdapat sejumlah posisi eselon II yang kosong setelah ditinggal pensiun.

Untuk itu, perombakan ini pun untuk mengisi jabatan yang kosong seperti asda III, inspektur daerah dan sejumlah kepala badan/dinas lainnya.

Baca juga: Dana Bankeu di Desa Bojongsari & Tanjungsari Kab Tasik diduga Disunat 25 % Oleh Broker Partai, Dedi Supriadi: Siap Laporkan Lagi

Wawan sendiri enggan menjelaskan lebih lanjut terkait jabatan mana yang bakal dirotasi,” pungkasnya.(Riz)**

1 2
Share.
Leave A Reply

Exit mobile version