​Kabupaten Tasikmalaya memiliki potensi pertanian dan peternakan lokal yang cukup melimpah. Seharusnya, program MBG menjadi berkah ganda (multipliers effect): anak-anak sekolah mendapatkan gizi optimal, sementara petani dan peternak lokal dilibatkan sebagai penyuplai utama, bukan malah dimonopoli oleh segelintir oknum vendor nakal yang mencari untung di atas piring anak-anak.

Kepemimpinan Sudaryono menjadi ​Momentum Pembenahan Total dan telah membuka jalan dengan instrumen pengawasan yang ketat di tingkat pusat. Pertanyaannya sekarang, beranikah stakeholder terkait di Kabupaten Tasikmalaya dan ditingkat kecamatan membersihkan rantai distribusi MBG dari praktik-praktik kotor?

​Masyarakat di kecamatan Pancatengah pun sama, menanti bukti nyata, bukan sekadar seremonial. Program MBG adalah investasi masa depan bangsa. Mengorbankannya demi kepentingan segelintir pihak sama saja dengan merusak masa depan generasi penerus di tanah Tatar Galunggung.

Sudah saatnya pengawasan diperketat, transparansi dibuka, dan oknum pelanggar ditindak tegas sesuai arah angin baru Badan Gizi Nasional.

Baca juga: PWI Sumbawa Barat Mendapat Kunjungan Dari Kajari KSB Beserta Jajaran

Jurnalis Obormerahnews.com berkomitmen untuk menjaga integritas dalam mengawal pelaksanaan Program MBG di daerah. (Adie Yogantara)**

1 2
Share.
Leave A Reply

Exit mobile version