“Jika ada perbedaan gagasan, mari kita diskusikan di ruang publik yang nyata. Dunia maya bukan tempat untuk mencari solusi. Kita perlu membangun budaya komunikasi yang konstruktif,” tegas Ketua DPRD Pangandaran.
Terkait kondisi keuangan daerah, Asep menyebut perlunya strategi yang tepat dalam menyelesaikan utang pemerintah daerah. Ia optimistis, jika semua pihak dapat bersinergi dan berkolaborasi, Pangandaran bisa pulih dan mencapai stabilitas ekonomi pada tahun 2027.
“Dengan kerja sama antara masyarakat dan pemerintah, saya yakin ekonomi kita akan bangkit. Tahun 2027 bisa menjadi momentum kebangkitan ekonomi daerah,” ungkapnya.
Baca juga: Menyambut MTQ XXI Tingkat Kecamatan Maluk Di Desa Mantun Digelar Pawai Ta’aruf
Kegiatan reses ini menjadi ruang penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan masukan secara langsung kepada wakil rakyat. Tak hanya itu, momen ini juga menjadi refleksi bersama terhadap pembangunan yang telah berlangsung, sekaligus menjadi arah untuk langkah ke depan yang lebih baik.(*)

