Ucup mencontohkan, anggaran untuk prasasti sudah dibayarkan walau belum dibuat, sisa anggaran tiga juta lebih dipinjam orang
“Saya pernah memberikan uang tiga juta lebih kepada orang yang tidak jelas,” ujarnya
Dedengkot Gerakan Mahasiswa Kabupaten Tasikmalaya (GMKT) Rizky Firmansyah
Sebelumnya, sejumlah warga meminta Inspektorat Kabupaten Pangandaran segera mengaudit Dana Desa (DD) anggaran 2024 di Desa Masawah, Sebab dalam rentang waktu tersebut, warga menilai penggunaan DD untuk pembangunan desa tidak transparan.
Kata Ketua Karang Taruna Pajar desa Masawah Iqbal Maulana Suherman mengatakan masyarakat sangat menunggu adanya pemeriksaan dari Inspektorat Kab Pangandaran, karena masyarakat menemukan kejanggalan dalam pembangunan lapang Volly dan pematangan lahan lapang sepak bola Madasari tersebut
“Kami berharap agar Inspektorat Kab Pangandaran segera mengaudit laporan SPJ tersebut secara menyeluruh, sehingga permasalahan bisa terungkap dan kepercayaan warga terhadap pemerintah desa kembali pulih,” ucapnya, Selasa siang (27/5/2025).
Baca juga: Kesal Kades Tak Amanah dan Transparan, Warga Laporkan Kades Sukahurip Pangandaran Ke Kejati
Menurut Iqbal, keinginan Masyarakat sangat sederhana yaitu meminta RAB guna untuk melihat dan mencocokan anggaran dana tersebut dengan material yang digunakan. Namun pihak desa sampai selesainya di bangun tersebut tidak pernah memperlihatkan RAB kepada masyarakat.(RD)**

