Sementara itu Elan Kepala SDN 1 Kertajaya menerangkan,kasus uang tabungan ini telah terjadi sejak lama mungkin saya hanya kena imbasnya saja.
“dan setelah saya menjabat jadi kepala sekolah SDN 1 Kertajaya,hutang salah satu oknum guru sudah mencapai kurang lebih 100 juta-an dan selama saya menjabat selama 7 tahun malah membengkak hampir 400 juta ditambah 2 oknum guru.
Karena saya tidak pernah tahu ketika mereka menggunakan uang tersebut tanpa meminta izin dulu kepada saya sebagai kepala sekolah.
“dan setelah mengetahui pihak pengawas dan dinas pun turun tangan langsung hanya untuk memberi teguran saja.”ujarnya..
Dijelaskan Elan,Memang sejak tujuh tahun itu ada usaha pencicilan kepada setiap orang tua,tetapi tetap saja tidak bisa membayar semuanya.
Baca juga: Bupati Ciamis Tepati Janji Bangun Jembatan Ampera Banjaranyar Yang Sudah 10 Tahun Rusak
“Bahkan nilainya semakin membengkak dan saat dilaporkan angkanya hampir menembus 400 juta uang tabungan siswa yang tidak jelas pertanggungjawabnya dari 3 oknum guru tersebut.”pungkasnya.(Rvn)**
