Keesokan harinya yang di takutkan Bidan RN terjadi, kondisi bayi melemah dan c bayi gak mau minum susu dan napasnya tersengap-sengap lalu bidan RN menghubungi Nn dan mengatan kondisi bayi memburuk,tidak berselang lama Nn pun datang dan berencana dengan kami akan membawa ke Puskesmas tapi pas kami mau berangkat kondisi bayi sudah tidak bernapas.
“Esoknya kondisi bayi memburuk gak mau minum susu pak,vdan nafasnya tersengap-sengap saya langsung menghubungi Nn saat saya dan Nn mau bawa ke puskesmas kondisi bayi sudah gak bernapas lagi.”
Kemudian Bidan RN dan NN pun hari itu juga laporan kepada Rt tokoh Agama DKM dan ke pihak Pemerintah Desa Kertanegla untuk meminta bantuan penguburan jasad bayi. (9/11/2023)
Sementara itu, Nn saat di temui di kantor Desa Banyuasih, Kecamatan Taraju menjelaskan kalo yang di sampaikan Bidan RN.memang benar adanya bahwa bayi yang di terima RN adalah bayi dari dirinya ,namun menurut pengakuan Nn bayi itu adalah bayi titipan dari DN warga Desa Singasari yang di titipkan untuk di berikan ke Bidan RN yang ada di Desa Kertanegla,Kecamatan Bojonggambir.
“Benar pak kalo yang di katakan Bidan RN memang bayi itu dari saya,tapi bayi itu bukan anak saya melainkan bayi dari DN di titipkan ke saya dan di suruh di berikan ke Bidan RN”.Jelas nya
Masih kata Nn, diriya menyarankan kepada awak media supaya datang langsung ke yang bersangkutan DM kalo mau menanyakan siapa bapak dari bayi tersebut dan dimana saat di lahirkannya c jabang bayi,karena Nn menerima sudah kondisi di lahirkan.Adapun siapa 2 orang yang mengantar bayi ke rumah Bidan RN itu orang suruhanya DN.
“Pak kalo bisa datang ke DN dan tanyakan siapa bapak bayi dan dimana tempat saat melahirkannya yang lebih tau jelas dia sendiri,terus terkait 2 orang yang antar bayi ke Bidan RN itu suruhan DN”.
Terpisah, Kades Banyuasih Suherman, menyampaikan bahwa dirinya sudah berupaya menemui kepala Desa Singasari untuk mempertemukan Nn dengan DN, namun Aep kades Singasari menyatakan tidak sanggup untuk memanggil DN silahkan saja kalian yang menemui langsung,karena DN sudah di tanya tapi tetep tidak mengakui perbutannya.
Baca juga: Bupati Majalengka Hadiri Pisah Sambut Kejaksaan Negeri Majalengka
“Saya berharap permasalahan yang sekarang menimpa bendahara Nn segera beres dan kedepannya gak ada permasalahan apapun”.Ucapnya (Iwan)**

