Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan NTB, Anak Agung Gde Krisna, memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa program ini sejalan dengan upaya optimalisasi fungsi pemasyarakatan sebagai bagian dari pembangunan nasional, khususnya dalam sektor ketahanan pangan. Menurutnya, sinergi antara petugas dan warga binaan menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan program pembinaan yang berdampak luas.
Kegiatan panen raya ini juga selaras dengan program strategis Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, yang mendorong pemanfaatan lahan produktif di lingkungan pemasyarakatan sebagai kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional. Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Sumbawa Besar Kanwil Ditjenpas NTB menunjukkan komitmennya dalam mendukung kebijakan pemerintah sekaligus memperkuat fungsi pembinaan yang humanis dan produktif.
Baca juga: Besok, ASN Pemkab Pangandaran ‘Ngabring’ ke Bandung, Antar Sekda Kusdiana Pulang Kampung
Kegiatan panen raya ini turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumbawa, yang menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap program pembinaan kemandirian di lingkungan pemasyarakatan. Kehadiran Forkopimda menjadi bukti sinergi yang kuat antara instansi pemerintah dalam mendorong keberhasilan program ketahanan pangan serta pemberdayaan warga binaan sebagai bagian dari pembangunan daerah.(Red)

