Warga tidak bisa menolak dengan alasan tanah tersebut memang milik desa. Namun sudah digarap oleh warga setempat secara turun temurun selama puluhan tahun lantaran merupakan mata pencaharian mayoritas penduduk.

“Karena mau dipakai oleh pemilik ya akhirnya warga pasrah, walaupun memang berat. Karena kan ini sumber penghidupan warga, dari menanam pisang, singkong, sayuran, kemudian dijual. Kalau engga dari sini ya kasihan warga,” katanya.

Warga meminta kepada aparat penegak hukum setempat agar bisa menindak tegas jika ada oknum yang merusak lingkungan.

“Kalau mau dijual harus ada hasil musyawarahnya, dengan uang hasil penjualan juga harus dikelola lagi, bukan malah untuk pribadi,” pungkasnya

Baca juga: Bupati Jeje Wiradinata Itu Politikus Ulung, Ini Buktinya…

Sementara itu, Kepala Desa Sirnabakti Herdi Hidayat saat dihubungi pesan singkat melalui aplikasi Whatsapp enggan membalas.(Iis)**

1 2
Share.
Leave A Reply

Exit mobile version