Sementara pengembangan sektor pariwisata akan meningkatkan kunjungan wisatawan, membuka lapangan kerja baru, dan mendorong perekonomian lokal.
“Kerja sama ini melibatkan investor dari berbagai negara, termasuk JTA International Investment Holding yang telah dikenal sebagai mitra strategis di bidang investasi global,” katanya.
Selain memperkuat infrastruktur, kerja sama ini juga diharapkan mendongkrak sektor UMKM lokal. Seperti kerajinan tangan, kuliner, dan busana muslim akan mendapatkan manfaat langsung dari meningkatnya jumlah wisatawan dan aktivitas ekonomi di Tasikmalaya.
“Kolaborasi ini bukan hanya tentang investasi, tetapi juga tentang membangun masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Tasikmalaya,”
“Kami berharap langkah ini dapat menjadi inspirasi bagi sektor lain untuk terus berinovasi dan berkembang,” pungkas Asep.(*)

