“Tidak perlu langsung dari luar negeri. Cukup rute dari Jakarta dan Bali sudah bisa menjadi pintu besar bagi kemajuan pariwisata Pangandaran,” ujarnya.
[17/12 10.15] Rudi: Menurutnya, kapasitas dan kualitas layanan di Bandara Nusawiru perlu ditingkatkan agar dapat menerima lebih banyak jenis pesawat, termasuk pesawat berbadan besar.

“Saya membayangkan pesawat jenis Boeing bisa masuk ke Nusawiru. Kalau itu terjadi, tentu pilihan transportasi wisatawan akan semakin banyak,” jelasnya.

Asep menambahkan, keterbatasan transportasi udara saat ini membuat sebagian besar wisatawan tidak bisa berlama-lama menikmati destinasi di Pangandaran karena waktu tempuh yang panjang.Baca juga: Ketika Palu Paripurna Mengetuk Sejarah: 11 Februari Jadi Hari Lahir Majalengka

“Akses yang terbatas membuat wisatawan sulit memperpanjang masa tinggal. Jika akses udara diperkuat, mereka akan lebih mudah datang dan betah berlama-lama,” pungkasnya.

Baca juga: Bhabinkamtibmas Kelurahan Bugis Berikan Sosialisasi TPPO Dan Imbauan Kamtibmas

Ia menegaskan bahwa peningkatan moda transportasi, terutama jalur udara, merupakan investasi jangka panjang yang akan membawa dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi dan perkembangan destinasi wisata di Pangandaran. (*)

1 2
Share.
Leave A Reply

Exit mobile version