Dia berharap setelah di adakan simulasi ini masyrakat hususnya di kecamatan lakbok bisa memahami terkait dengan tata cara pencoblosan dan bisa meningkatkan partisioasinya.
Karena bercermin di Pilpres tahun 2019 partisipasi pemilih di Kecamatan Lakbok merupakan salah satu kecamatan yang masuk katagori terrendaj setelah Kecamatan Purwadadi.
Salah satu paktornya adalah karena di Kecamayan Lakbok banyak masyarakat yang bekerja di luar daerah.Dan setelah kegiatan simulasi ini diharapkan di pemilu tahun ini partisipasi pemilih bisa meningkat,” ujarnya
Arista Dewi salah seorang warga yang ikut simulasi mengatakan,bahwa dalam proses simulasi pencoblosan tadi tidak terlalu rumit butuh waktu 2-3 menit
Apalagi untuk menentukan calon presiden dan wakil presiden,vcuma yang sedikit agak kebingungan itu untuk menentukan calon Anggota DPR mungkin karena terlalu banyak.
Baca juga: Relawan Baraya Prabowo Ciamis Beri Bantuan Uang Tunai untuk Pembangunan Masjid di Banjarsari
“Mudah -mudahan di tanggal 14 Pebruari nani kami tidak mendapat kesulitan dalam mencoblos, karena sudah memiliki bekal dengan mengikuti simulasi pada hari ini,”pungkasnya.(Revan)**

