Mas Wahyu, menjelaskan bahwa ketiga nama di setiap posisi ini disaring setelah melewati rangkaian tes ketat di BKD Provinsi Jawa Barat. Mulai dari uji kompetensi, rekam jejak karier, hingga wawancara akhir.
Nama-nama yang masuk daftar tiga besar ini baru merupakan kandidat terbaik hasil seleksi, artinya belum menjadi pejabat resmi. Siapa yang terpilih nantinya akan ditentukan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian setelah mendapat izin dari instansi pusat yang berwenang.
“Hasil seluruh tahapan tersebut kemudian dirangkum dan ditetapkan menjadi tiga peserta dengan nilai tertinggi pada masing-masing formasi. Selanjutnya hasil ini akan disampaikan untuk memperoleh rekomendasi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Wahyu
Wahyu menegaskan bahwa seluruh proses seleksi ini berjalan secara objektif, transparan, dan sesuai aturan sistem merit ASN dengan melibatkan tim independen.
Baca juga: Perkuat Keahlian Abad 21, UNDOVA dan AMMAN Gelar Pelatihan Literasi AI Ready ASEAN di Sumbawa Barat
Setelah pengumuman tiga besar ini, hasil seleksi akan diserahkan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian untuk diajukan ke instansi pembina di atasnya demi mendapatkan rekomendasi akhir.(*)
