Salah satu poin krusial yang diangkat dalam testimoni ini, adalah kemudahan akses birokrasi. Hidayanti menegaskan bahwa proses pendaftaran di Klinik Kandungan RSUD Pandega tergolong mudah dan efisien.
Menariknya, ia juga memberikan catatan positif mengenai kesetaraan layanan bagi pasien Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Meskipun menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan.
Ia mengaku tidak merasakan adanya perbedaan perlakuan atau diskriminasi. Semua pasien mendapatkan kualitas pelayanan medis yang setara, profesional, dan berintegritas.
Hidayanti berharap RSUD Pandega terus berinovasi dan meningkatkan kapasitasnya. Beberapa harapan yang disampaikan antara lain terkait penambahan dokter spesialis untuk memperluas jangkauan layanan.
Kemudian, pemenuhan alat-alat kesehatan yang semakin lengkap dan mutakhir. Dan harapan terakhir, mempertahankan kualitas pelayanan yang sudah baik demi kepuasan masyarakat Pangandaran secara luas.
Baca juga: Tutup Tahun 2025 dengan Doa Bersama, Polsek KPL Tano Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Pelabuhan
Dengan komitmen pada pelayanan yang ramah dan informatif, Klinik Kandungan RSUD Pandega diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak di wilayah Kabupaten Pangandaran.(*)
