Kab Tasik Obormerahnews.com– Seorang operator SMPN 3 Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya berinisial RS diduga melakukan manipulasi data pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Kasus ini mencuat setelah wali murid menemukan sejumlah kejanggalan terkait identitas tenaga pendidik paruh waktu berinisial EP di sekolah tersebut.

Padahal EP sudah mengundurkan diri (Risen) 1,5 tahun yang lalu akibat dugaan penggelapan dana bantuan Program Infonesia Pintar (PIP) namun tiba-tiba masuk lagi di SMPN 3 Cipatujah sebagai tenaga pendidik paruh waktu

Masalah kasus dugaan penggelapan dana PIP ini, sambung wali murid yang enggan namanya dibuka, Sabtu (7/2/2026) sudah diproses secara hukum oleh pihak Polsek Cipatujah dan sudah mengundurkan diri semenjak kasus itu bergulir inamun tiba-tiba masuk lagi sebagai TU

“Dia kan sudah 1,5 tahun tidak masuk kerja di sekolah, tapi ternyata saudari EP nongol lagi, ia ternyata masuk lagi sebagai pengajar paruh waktu ” ujar wali murid lainnya.

Kejadian ini membuat para wali murid bingung dan mempertanyakan alasan pihak sekolah kenapa EP bisa masuk lagi? Apa ada yang memanipulasi data? memasukkan nama EP yang tidak aktif mengajar ke dalam Dapodik.

“Mungkin ada unsur lain, saya tidak tahu. Banyak wali murid yang terkejut,” tutur salah satu wali murid.

Menanggapi persoalan ini, operator SMPN 3 Cipatujah berinisial RS saat dimintai tanggapanya membantah hal tersebut

1 2
Share.
Leave A Reply

Exit mobile version