Ia menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, pemerintah desa terus mengimbau seluruh masyarakat untuk aktif menerapkan Gerakan 3M sebagai langkah sederhana namun efektif dalam memutus rantai penyebaran penyakit akibat nyamuk.

Adapun Gerakan 3M tersebut meliputi menguras dan membersihkan tempat penampungan air secara rutin, menutup rapat seluruh wadah penyimpanan air, serta memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat genangan air.

Selain itu, masyarakat juga diimbau rutin membersihkan bak mandi dengan menyikat dinding bak agar telur dan jentik nyamuk tidak menempel, menjaga kebersihan halaman rumah, membersihkan saluran air, serta menghindari adanya genangan yang dapat menjadi sarang perkembangbiakan nyamuk.

“Mari bersama-sama menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar. Buang atau kubur barang-barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, rutin mengganti air pada vas bunga maupun tempat minum hewan peliharaan agar tercipta lingkungan yang sehat, bersih, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” tandas Suwardi.

Baca juga: Momentum 1 Muharram 1448 H, Kades Selasari Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Hijrah

Melalui kegiatan gotong royong dan edukasi kesehatan ini, Pemerintah Desa Bukit Damai berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan terus meningkat, sekaligus mampu menekan potensi penyebaran penyakit DBD di wilayah Desa Bukit Damai.(Red)

1 2
Share.
Leave A Reply

Exit mobile version