“Maap saat ini saya sedang rapat di kota, besok ada kegiatan ke daerah bersama inspektorat,” ujarnya 27/08/2026

Minimnya keterbukaan dokumen membuat muncul pertanyaan publik: apakah 9.500 paket bibit pisang Cavendish dan polibek itu benar-benar dibagikan kepada kelompok tani, atau disalurkan ke pihak lain.

Hingga berita ini tayang, Kepala Bidang Pengadaan Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya belum berhasil dihubungi untuk dimintai tanggapan resmi. Upaya konfirmasi melalui kantor dinas juga belum membuahkan hasil.

Praktisi pengawasan anggaran menilai, setiap kegiatan yang menggunakan dana APBD wajib memenuhi prinsip transparansi dan akuntabilitas. Dokumen seperti RAB, pemenang lelang, daftar penerima, dan bukti serah terima harus dapat diakses publik sebagai bentuk pertanggungjawaban.

“Kami mendesak Dinas Pertanian segera membuka data penerima dan dokumentasi penyaluran. Publik berhak tahu ke mana anggaran Rp475 juta itu disalurkan,” kata Dedi Supriadi seorang penggiat anti korupsi yang memantau pengadaan di Tasikmalaya.

Baca juga: Beredar Info Sore Ini Bakal Ada Mutasi Pejabat Eselon III A dan III B Kab Pangandaran, Prediksi Kabag Adbang Akan Dijabat Yopi dan Kabid PJDL akan Dijabat Jumsa

Dinas Pertanian diminta segera merilis data penerima secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi lebih lanjut terkait penyaluran bibit pisang Cavendish tersebut.(Iwan)**

1 2
Share.
Leave A Reply

Exit mobile version