Senam meningkatkan aliran darah yang penting untuk distribusi nutrisi dan oksigen ke seluruh tubuh. Ini juga membantu mencegah komplikasi diabetes seperti neuropati dan gangguan sirkulasi di kaki.

5. Mengurangi Stres

Aktivitas fisik seperti senam juga terbukti menurunkan stres, yang sering menjadi pemicu lonjakan gula darah. Dengan rutin berolahraga, tubuh lebih seimbang secara hormonal.

Rekomendasi Jenis Senam

RSUD Pandega Pangandaran merekomendasikan jenis senam dengan intensitas sedang yang dilakukan secara konsisten.

“Idealnya, lakukan aktivitas aerobik seperti jalan cepat, bersepeda, atau senam irama setidaknya 150 menit per minggu, atau sekitar 30 menit sehari selama lima hari dalam seminggu,” terang Iwan.

Ia menambahkan bahwa konsistensi lebih penting daripada intensitas tinggi, terutama bagi penderita diabetes atau mereka yang memiliki risiko tinggi. Mulailah dengan gerakan ringan, dan tingkatkan perlahan seiring waktu.

Ajak Masyarakat Lebih Sadar Kesehatan

Dengan meningkatnya kasus diabetes, RSUD Pandega Pangandaran mendorong masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya pola hidup sehat. Senam menjadi langkah awal yang mudah dilakukan oleh siapa pun, dari usia muda hingga lanjut usia.

“Kami berharap masyarakat mulai menjadikan senam sebagai bagian dari rutinitas harian. Tidak hanya untuk penderita diabetes, tetapi juga bagi siapa saja yang ingin menjaga kesehatan jangka panjang,” pungkas Iwan.

Baca juga: Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi dengan Tips Pola Hidup Sehat ala RSUD Pandega Pangandaran

Dengan edukasi dan kebiasaan hidup aktif, upaya pencegahan diabetes di Kabupaten Pangandaran diharapkan dapat lebih optimal dan berkelanjutan.(*)

1 2
Share.
Leave A Reply

Exit mobile version