Reaktivasi Stasiun Rajapolah bukan sekadar proyek infrastruktur transportasi, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang luas. Dengan aktifnya kembali jalur kereta api, akses menuju objek wisata Gunung Galunggung akan menjadi lebih mudah dan cepat, sehingga dapat meningkatkan jumlah wisatawan yang datang ke Tasikmalaya.

“Tentunya Hal ini akan berdampak pada naiknya perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan pedagang oleh-oleh khas Rajapolah,” jelas Cecep Nurul Yakin.

Dengan upaya reaktivasi stasiun dan optimalisasi berbagai potensi daerah, PAD Kabupaten Tasikmalaya dapat meningkat signifikan pada tahun 2026, sehingga belanja pembangunan tahun 2027 bisa lebih besar dan terarah pada kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Bhabinkamtibmas Desa Goa Bersama Warga Gelar Kerja Bakti, Wujudkan Sinergi dan Kebersamaan

“Insyaallah dengan langkah-langkah ini, manfaat pembangunan akan segera dirasakan masyarakat. Kita ingin pertumbuhan ekonomi Tasikmalaya tidak hanya tercatat di angka, tapi benar-benar hadir di kehidupan rakyat,” pungkasnya(*)

1 2
Share.
Leave A Reply

Exit mobile version