“Yang kedua adalah logis. Tanam modal sekian dengan keuntungan sekian, apakah itu logis atau tidak. Artinya jangan gampang tergiur,” tegasnya.

Firman mengingatkan, tawaran keuntungan besar dalam waktu singkat seharusnya tidak langsung dipercaya. Masyarakat perlu melakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap pihak yang menawarkan kerja sama, termasuk legalitas usaha dan mekanisme bisnisnya.

“Jangan gampang tergiur,” pesannya.

Di sisi lain, Firman menegaskan Satreskrim Polres Sumbawa Barat terbuka terhadap saran dan masukan dari masyarakat. Menurutnya, komunikasi antara kepolisian dan masyarakat penting untuk memperbaiki kualitas pelayanan sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Polres menerima saran dan masukan. Artinya, segala sesuatunya bisa dikomunikasikan,” ujarnya.

Firman juga mengakui bahwa dalam menjalankan tugas, kepolisian tidak lepas dari kekurangan. Karena itu, masukan dari masyarakat diperlukan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan.

Baca juga: Soal Tanah Pribadi Dipakai Kantor Desa Cisempur, Dedi Supriadi: Aneh, Keputusan Kasasi MA Berbeda, Ini Biangkeroknya Kabag Hukum dan Harus Diganti

“Namanya manusia ada saja kekurangannya. Kami di Satreskrim membuka diri untuk menerima masukan dan saran untuk perbaikan bagi kami di Satreskrim,” tandasnya. (Red)

1 2
Share.

2 Komentar

  1. Pingback: Cedera Tak Cukup Ditangani dengan Istirahat, RSUD Pandega Pangandaran Ingatkan Kapan Harus ke Dokter ⋆ OBORMERAH

  2. Pingback: RSUD Pandega Pangandaran Rilis Rekap Pengaduan Semester I 2026, WhatsApp Jadi Kanal Terfavorit ⋆ OBORMERAH

Leave A Reply

Exit mobile version