Mataram Obormerahnews.com-Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Partai NasDem Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi momentum penting bagi seluruh kader untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempertegas arah perjuangan politik yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Baca juga: Jaga Kesehatan Warga Binaan, Lapas Sumbawa Besar dan Dikes Sumbawa Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Anggota DPRD NTB dari Dapil V Sumbawa-Sumbawa Barat, Fakhruddin, menegaskan bahwa politik yang dijalankan Partai NasDem tidak boleh semata-mata berorientasi pada perolehan suara saat pemilu. Menurutnya, politik harus diwujudkan melalui kerja nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Bagi kami di Pulau Sumbawa, politik bukan sekadar mengejar angka suara, tetapi bagaimana menjaga kepercayaan masyarakat melalui kerja nyata dan kehadiran di tengah persoalan rakyat,” ujarnya.Kamis 25 Juni 2026.
Fakhruddin menilai kepercayaan publik merupakan modal utama yang harus terus dijaga oleh seluruh kader partai. Sebab, dukungan masyarakat lahir dari keyakinan bahwa para wakil rakyat benar-benar bekerja dan memperjuangkan kepentingan mereka.
Sebagai wakil rakyat yang dipercaya masyarakat Sumbawa dan Sumbawa Barat di DPRD NTB, ia menegaskan bahwa setiap suara yang diberikan dalam pemilu merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja dan pengabdian.
“Suara rakyat adalah amanah yang harus dijaga. Karena itu, seluruh kader NasDem harus terus turun ke lapangan, mendengar aspirasi, memperjuangkan kebutuhan masyarakat, dan memastikan program pembangunan benar-benar memberi manfaat,” katanya.
Menurutnya, tantangan politik ke depan menuntut kader NasDem untuk semakin aktif membangun komunikasi dengan masyarakat. Kehadiran partai tidak boleh hanya terlihat menjelang pesta demokrasi, melainkan harus menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi rakyat dalam kehidupan sehari-hari.
Fakhruddin juga menyoroti target besar yang tengah diperjuangkan Partai NasDem pada tingkat nasional, yakni mencapai Parliamentary Threshold sebesar 7 persen.
Ia menegaskan, target tersebut bukan sesuatu yang dapat diraih secara instan. Dibutuhkan kerja politik yang terukur, konsisten, dan melibatkan seluruh elemen partai mulai dari tingkat wilayah hingga akar rumput.
