“Karena itu, forum pesisir Pangandaran menghimbau BBWS atau OPD terkait mengkaji ulang proyek ini. Kami mengusulkan agar anggaran peruntukkannya dialokasikan untuk normalisasi sungai di sekitar pantai.” kata mantan bupati dua periode itu.
Cara itu kata Jeje akan menyelamatkan wilayah konservasi Sungai di sektar pantai setempat dan bertambahnya pencapaian target Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kab Pangandaran, yang bernuansa wisata alami
Jeje meminta proyek yang menelan anggaran sebesar Rp80 M tersebut segera hentikan sementara, karena harus ada kajian komprehensif yang benar-benar menjamin tidak adanya dampak buruk terhadap lingkungan maupun masyarakat.
“Kami meminta Pemkab memanggil BBWS Citanduy untuk duduk bersama masyarakat. Kami perlu mediasi yang adil, bukan keputusan sepihak,.” sambung Jeje
Kata Jeje, pihaknya juga mempertanyakan tujuan dan apa manfaat proyek tersebut, yang menurut mereka belum pernah dijelaskan secara terbuka kepada publik.
“Sampai sekarang, tidak jelas apa sebenarnya manfaat proyek ini. Yang kami lihat justru potensi kerusakan yang besar. Jangan sampai uang negara dipakai untuk sesuatu yang justru menyengsarakan rakyat,” tandasnya.
Jeje berjanji akan terus menggalang dukungan, bahkan telah berencana berkonsultasi dengan Susi Pudjiastuti, tokoh nasional asal Pangandaran yang dikenal vokal terhadap isu-isu kelautan dan lingkungan.
Baca juga: Setelah MK Tolak Gugatan Pasangan Lain pada PSU Kab Tasik, Pasangan Cecep-Asep Langsung Sujud Syukur
Jika tidak ada tanggapan serius, Jeje mengancam akan menggelar aksi besar-besaran dan membawa persoalan ini ke tingkat pusat,” pungkasnya.(RD)**

