Beberapa istri tinggal terpisah di beberapa daerah ada yang di Jakarta, Jogjakarta, klaten dan Cilacap serta daerah lainnya.
Menurut Suratman, 42 orang istrinya itu dinikahi secara sah, baik secara adat maupun agama. Namun, dari 42 orang istrinya itu, hanya tinggal 40 orang saja karena yang dua lainnya sudah dicerai beberapa tahun lalu.
“Dua orang istri saya sudah dicerai, Sementara itu, yang lainnya masih setia mendampingi saya sampai sekarang,” ujarnya.
Suratman pun memberikan resep poligami lebih dari satu istri, pertama kejujuran
Kedua, kata Suratman, kita harus
berusaha benar dalam agama dan pemerintah.
Ketiga, kita harus ngasih nafkah lahir dan nafkah batin secara adil,” ucapnya.
Saat ditanya tujuan beristri banyak, Suratman menjawab itu bukan kemauan dirinya tapi tuntutan banyak istri yang ingin di nikahi asalkan istrinya mengijinkan.
Tanpa malu-malu dia mengaku akan pensiun berpetualang mencari istri karena sudah malu sama anak dan cucu cucu dan dilarang oleh isteri yang terakhir,” pungkasnya.(Ade Danang)**
