Mataram Obormerahnews.com-Pengerjaan proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk di Kabupaten Sumbawa yang hingga kini belum juga rampung mendapat sorotan tajam dari Anggota Komisi IV DPRD NTB, Fakhruddin.

Baca juga; Pemdes Mantun Bersama PHMC AMNT dan Puskesmas Maluk Melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN)

Politisi Partai NasDem yang akrab disapa Dewan Rob itu meminta Aparat Penegak Hukum (APH) turun tangan menelusuri pelaksanaan proyek senilai Rp19 miliar tersebut agar penyebab keterlambatan dapat diungkap secara terang-benderang.

Menurut Rob, proyek yang dibiayai melalui APBD Provinsi NTB itu seharusnya telah selesai pada akhir Mei 2026 sebagaimana target yang pernah disampaikan pemerintah daerah.

Namun hingga pertengahan Juni, pekerjaan belum juga tuntas, sementara masyarakat masih menunggu manfaat dari infrastruktur yang menjadi urat nadi aktivitas ekonomi dan distribusi hasil pertanian di wilayah selatan Kabupaten Sumbawa.

“Ketika target yang sudah dijanjikan tidak tercapai, maka harus ada penjelasan yang terbuka kepada publik. Saya meminta APH ikut menelusuri pelaksanaan proyek ini agar semuanya terang-benderang dan tidak menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat,” tegas Rob.

Ia menilai keterlambatan proyek tersebut tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Menurutnya, pemerintah, kontraktor pelaksana, maupun pihak-pihak terkait harus memberikan penjelasan yang jelas mengenai penyebab molornya pekerjaan serta langkah konkret yang akan ditempuh untuk menuntaskan proyek tersebut.

“Jangan sampai masyarakat hanya disuguhi janji. Yang dibutuhkan rakyat adalah kepastian. Jika ada kendala, sampaikan secara terbuka. Jika ada yang harus bertanggung jawab, maka harus bertanggung jawab,” ujarnya.

Rob menegaskan bahwa pengawasan terhadap proyek pembangunan merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab DPRD untuk memastikan setiap rupiah anggaran daerah digunakan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

1 2
Share.
Leave A Reply

Exit mobile version