“Yang menjadi perhatian dari Pemerintah dan perhatian kita semua yaitu terkait Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) sehingga perlu campur tangan kita semua untuk melakukan himbauan atau sosialisasi terhadap masyarakat agar tidak menjadi korban dari TPPO. Bahwa saat ini di wilayah Sumbawa Barat ada 2 kasus TPPO yang masih kami tangani,” tutur Kapolres KSB.
Kapolres mengatakan, memasuki musim kemarau agar kita semua selalu berhati-hati adanya Kebakaran Hutan Lahan, (Karhutla), dan bagi masyarakat yang akan membuka lahan agar tidak melakukan pembakaran di lahan tersebut.Terkait dengan Pertambangan Tanpa Ijin (PETI), kami meminta bantuan kepada pemerintah dan Tokoh masyarakat untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya Pertambangan Tanpa Ijin (PETI) dan kita semua wajib melakukan pencegahan. Program Quick win Triwulan 3 Presisi TNI Polri, pemerintah Kecamatan, pemerintahan Desa dan seluruh lapisan masyarakat, dapat bekerja bersama sama dan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Mari kita menjaga Kesehatan untuk bekerja sehari-hari dan Dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tutup Kapolres.
Kasi Humas menerangkan, selanjutnya dilaksanakan penyerahan tali asih dari Ketua Bhayangkari Sumbawa Barat kepada Ketua Ranting Seteluk. Kemudian dilakukan pengecekan Pekarangan Pangan Lestari (P2L), oleh Ketua Bhayangkari Cabang Sumbawa Barat beserta Pengurus.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Sumbawa Barat AKBP Yasmara Harahap, S.I.K, didampingi oleh Kasat Sabhara Polres Sumbawa Barat AKP Muhammad Santoso, Kasat Lantas Polres Sumbawa Barat AKP Arif Abdillah, Kasat Reskrim Polres Sumbawa Barat IPTU Abisatya Darma Wiryatmaja, S.Tr.K.,S.I.K,
Baca juga: Anggota DPRD Jabar Ijah Hartini Apresiasi Program Rutilahu, Kades Cikaso Mengaku Warganya Terbantu
Sementara Ketua Bhayangkari Cabang Sumbawa Barat didampingi oleh Wakil Ketua dan Pengurus Cabang Bhayangkari Sumbawa Barat.(DND)
