Pangandaran Obormerahnews.com-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran Asep Noordin meninjau lokasi longsor di Desa Sukahurip, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Rabu 11 Maret 2026.
Baca juga: RSUD Pandega Pangandaran Bagikan Tips Tetap Bugar Selama Ramadan Lewat Instagram
Sebelumnya, bencana longsor terjadi pada Minggu 8 Maret 2026, di lokasi pembangunan untuk relokasi permukiman bagi warga yang sebelumnya menempati kawasan Pasar Wisata (PW).
Asep yang datang bersama perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), menyoroti beberapa aspek krusial, mulai dari keamanan struktur tanah hingga kelengkapan fasilitas sanitasi. ”Proyek yang sedang berjalan ini diharapkan menjadi solusi hunian yang lebih layak dan tertata,” ujar Asep.
Dalam tinjauannya, Asep mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi geologis lokasi relokasi. Pasalnya, wilayah tersebut didominasi oleh tanah merah dan batuan lempung yang memiliki risiko pergerakan tanah cukup tinggi
Kita tahu wilayah ini memiliki tingkat kerawanan longsor yang lumayan tinggi karena struktur batu lempungnya. Saya berharap pemerintah daerah segera melakukan langkah mitigasi, terutama di area belakang permukiman harus dilakukan terasering minimal 6 meter lagi,” ujarnya.
Selain masalah keamanan lahan, Asep juga menyoroti soal belum adanya fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) yang memadai serta saluran pembuangan air yang terintegrasi. Ia menegaskan bahwa sistem drainase yang buruk dapat memperparah risiko longsor di masa depan.
