Lanjutnya, jangan biarkan petani berjuang sendiri menghadapi kondisi ini, karena ini menyangkut hajat hidup banyak orang,” imbuhnya.
Selain langkah darurat, DPRD juga mendorong Pemkab menyiapkan strategi jangka panjang. Di antaranya melalui penyediaan benih tahan hama dan penyakit, peningkatan kualitas infrastruktur irigasi, serta penguatan edukasi kepada petani terkait praktik pertanian berkelanjutan.
Iwan menambahkan, perubahan iklim yang semakin tidak menentu harus diantisipasi dengan pendekatan pertanian yang lebih adaptif agar petani memiliki ketahanan menghadapi berbagai risiko ke depan.
DPRD berharap Pemkab Sumbawa Barat segera merespons desakan tersebut dengan langkah nyata dan tepat sasaran. Upaya yang berkelanjutan dinilai penting untuk memulihkan kondisi petani sekaligus menjaga stabilitas ketahanan pangan daerah.(Red)
