Kab Tasik Obormerahnews.com-Proyek revitalisasi di sejumlah sekolah dasar (SD) di Kabupaten Tasikmalaya diduga diborongkan kepada pihak ketiga dan diduga dipotong 30 persen yang mengaku pengusung dari DPR RI.

Baca juga: Bantah Isu Diborongkan, Kepsek SMP Islam Terpadu Wahana Bhakti: Pembelanjaan Matrial melaui Siplah

Bahkan, proyek swakelola dari Kemendikdasmen di kabarkan itu banyak yang mengkalim sebagai proyek usungan seseorang yang mencatut nama anggota DPR RI.

“Proyek revitalisai SD itu sifatnya reguler bukan usungan, jadi pengerjaanya harus dikerjakan secara swakelola bukan oleh pihak ke tiga,” kata Pegiat anti korupsi Dedi Supriadi, saat dihubungi melalui aplkasi Whatsapp, Selasa (4/8/2026)

Namun sebetulnya, sambung Dedi, seolah-olah Dinas pendidikan (Disdik) Kabupaten Tasikmalaya menutup mata akan hal tersebut, dibiarkan begitu saja tanpa adanya pengawasan lebih ketat.

“Seharusnya kan pembangunan revit tersebut dikerjakan secara swakelola melalui Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), tapi malah diborongkan kepada pihak ketiga dan banyak yang mengklaim bahwa proyek revit sekolah itu proyek usungan” kesal Dedi

Kata Dedi, bukannya Disdik memantau pekerjaanya malah dibiarkan begitu saja, bahkan itu Kabid SD terkesan menutup mata, apakah ada sesuatu yang disembunyikan atau memang ada intervensi dari pihak lain?” beber Dedi

1 2
Share.
Leave A Reply

Exit mobile version