Close Menu
OBORMERAH
  • Beranda
  • NASIONAL
  • REGIONAL
  • RAGAM
  • PENDIDIKAN
  • SABA DESA
  • PARLEMEN
  • CIAYUMAJAKUNING
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Beranda
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook WhatsApp X (Twitter) Instagram
OBORMERAH
  • Beranda
  • NASIONAL
  • REGIONAL
  • RAGAM
  • PENDIDIKAN
  • SABA DESA
  • PARLEMEN
  • CIAYUMAJAKUNING
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Beranda
OBORMERAH
Beranda » KSB Siapkan Bahan Ajar Muatan Lokal Nilai Tradisi Sumbawa
NASIONAL

KSB Siapkan Bahan Ajar Muatan Lokal Nilai Tradisi Sumbawa

Tim redaksiBy Tim redaksiSeptember 22, 2026Tidak ada komentar4 Views
WhatsApp Facebook Twitter Email
Share
WhatsApp Facebook Twitter Email

Sumbawa Barat Obormerahnews.com-Loka Karya Penyusunan Bahan Ajar Muatan Lokal Nilai-Nilai Tradisi Sumbawa resmi ditutup pada Selasa, 22 September 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 21–22 September 2026, tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat bekerja sama dengan Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) Kamutar Telu Kabupaten Sumbawa Barat.

Baca juga: Jeje Wiradinata Bicara Keras Soal Milangkala ke-14 Pangandaran, Bandingkan Dana Joged-Joged dengan Penanganan Bencana

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut melibatkan sebanyak 60 peserta yang terdiri dari perwakilan guru SD, guru SMP, pengawas sekolah, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat, serta perwakilan LATS Kamutar Telu. Loka karya ini menjadi ruang bersama untuk menyusun konsep bahan ajar yang dapat digunakan dalam pelaksanaan muatan lokal di sekolah, khususnya pada jenjang SD dan SMP.

Dalam laporannya, H. Wahidin, S.Pd. menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyusunan materi semata, tetapi menghasilkan sebuah konsep pelaksanaan pengajaran muatan lokal yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah di Kabupaten Sumbawa Barat.

Menurutnya, keterlibatan unsur pendidikan dan lembaga adat menjadi penting agar bahan ajar yang disusun memiliki landasan pendidikan sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai tradisi Sumbawa.

Sementara itu, Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si, dalam arahannya menyampaikan bahwa gagasan penguatan muatan lokal nilai-nilai tradisi Sumbawa berangkat dari kegelisahan terhadap proses tumbuh kembang anak didik di tengah tantangan kehidupan yang semakin kompleks.

“Di zaman kekinian, tantangan kehidupan mereka jauh lebih besar. Tantangan untuk berkembang juga semakin besar. Jauh lebih mudah kita hari ini dibanding mereka. Betapa beratnya tantangan tumbuh kembang di masa ini, karena beragam sekali ujiannya,” ungkap Bupati.

Menurut Bupati, perkembangan zaman juga membawa tantangan terhadap keberlangsungan nilai-nilai adat dan kepribadian lokal. Nilai-nilai yang dahulu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat saat ini berpotensi semakin terkikis dan bahkan menjadi sesuatu yang asing bagi generasi anak-anak.

“Menjadi betapa nilai adat, kepribadian semakin terkikis, semakin tidak terarah, semakin asing di dunia anak-anak hari ini. Di satu sisi tumbuh kembang tetap terjadi, dan di sisi lain nilai kepribadian kita yang kelokalan berbalik menjadi nilai asing bagi kita,” jelasnya.

Atas kondisi tersebut, Bupati menilai perlu dicari pola yang tepat untuk menjadikan nilai-nilai lokal sebagai bagian dari proses pendidikan. Salah satu ruang yang dapat dimanfaatkan adalah pembelajaran muatan lokal di sekolah.

“Saya berpikir keras untuk bisa membuat bahan ajar yang menunjukkan nilai-nilai kelokalan yang bisa membangun kepribadian,” katanya.

Bupati menjelaskan bahwa nilai-nilai lokal tidak hanya dapat ditemukan dalam bentuk tradisi atau kegiatan adat, tetapi juga tersimpan dalam bahasa dan ungkapan masyarakat Sumbawa. Bahasa lokal, menurutnya, memiliki kandungan nilai yang dapat digunakan untuk mengenalkan sekaligus membentuk karakter peserta didik.

1 2
Share. WhatsApp Facebook Twitter
Previous ArticleIsu Camat Gunungtanjung Meminta Jatah Rp 1 Juta per Bulan, Ketua UPK Malah Sulit Ditemui dan Terkesan Bungkam
Next Article Sambut Harlah ke-18, Pemdes Mantun Gelar Senam Sehat dan Khitanan Massal
Tim redaksi
  • Website

Leave A Reply Cancel Reply

BERITA TERBARU

REGIONAL

Jeje Wiradinata Bicara Keras Soal Milangkala ke-14 Pangandaran, Bandingkan Dana Joged-Joged dengan Penanganan Bencana

By Tim redaksiOktober 8, 20260

Pangandaran Obormerahnews.com-Tokoh Masyarakat Pangandaran, Jeje Wiradinata berbicara keras soal kemanfaatan peringatan milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran.…

Warga Keluhkan Camat Gunungtanjung Kab Tasik Jarang Ngantor, Tokoh Sebut Kinrjanya Buruk dan Sering Mangkir Rakor

Oktober 8, 2026

Raih Akreditasi Tingkat Utama, RSUD Pandega Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan Keselamatan Pasien

Oktober 8, 2026

Begini Penjelasan RSUD Pandega Soal Perbedaan Flu Biasa vs Influenza A

Oktober 8, 2026

Soal Mitos atau Fakta Infeksi HPV, RSUD Pandega Pangandaran Edukasi Masyarakat

Oktober 8, 2026

BACA JUGA

Komisi II DPRD Pangandaran Dorong Pemerintah Atasi Kekeringan di Mangunjaya

Oktober 28, 2024

Patroli Dialogis Polsek Taliwang Dirasakan Manfaatnya oleh Masyarakat

Januari 3, 2026

Solidaritas untuk Palestina Bergema di Alun-Alun Parigi, Pejabat Eselon 2 Pangandaran kompak Kenakan Baju Putih

November 17, 2023

320 personil Gabungan Polres Sumbawa Barat, Sat Pol PP dan Dinas Perhubungan Lakukan Pam MTQ ke XXX tingkat Provinsi Berjalan dengan Aman

Juni 23, 2024

Pemdes Labuhan Lalar Menggelar Rapat Musyawarah Desa Tentang Penentuan Penerimaan BLT – DD TA 2026

Januari 14, 2026

BERITA POPULER

Jeje Wiradinata Bicara Keras Soal Milangkala ke-14 Pangandaran, Bandingkan Dana Joged-Joged dengan Penanganan Bencana

Oktober 8, 2026

Warga Keluhkan Camat Gunungtanjung Kab Tasik Jarang Ngantor, Tokoh Sebut Kinrjanya Buruk dan Sering Mangkir Rakor

Oktober 8, 2026

Raih Akreditasi Tingkat Utama, RSUD Pandega Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan Keselamatan Pasien

Oktober 8, 2026

Begini Penjelasan RSUD Pandega Soal Perbedaan Flu Biasa vs Influenza A

Oktober 8, 2026

Soal Mitos atau Fakta Infeksi HPV, RSUD Pandega Pangandaran Edukasi Masyarakat

Oktober 8, 2026

BERITA TERPOPULER

Diduga Gunakan Dana Hibah Rp4 Miliar Beli Mobil Atas Nama Pribadi, Ketua Baznas Kab Tasikmalaya Harus Bertanggung Jawab

By Tim redaksi

Ketua LPM Kab Tasikmalaya Tantang Ketua Baznas Tunjukan LPJ dan NPHD Bantuan Hibah ke Fublik

By Tim redaksi

Warga Laporkan Kades Sindangjaya ke Kejari Ciamis, Camat Mangunjaya Surati Inspektorat Minta Audit Dana Desa

By Tim redaksi

Kades di Pangandaran Murka Gegara Pemkab Lebih Memilih Beli Mobdin Baru Ketimbang Bayar Gaji Perangkat Desa

By Tim redaksi

Dinas-Dinas di Kab Pangandaran Ngeluh Kurang Anggaran, Ada Kepala Dinas Pilih Pakai Motor ke Kantor

By Tim redaksi
Facebook WhatsApp YouTube TikTok Instagram

Tabloid OborMerah

obormerah.com bisiknews.com

Unduh Aplikasi OborMerah

Tentang Kami + Pedoman Media Siber + Redaksi

  © 2025 OborMerah News

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.