Kab Tasik Obormerahnews.com-Proyek Rekonstruksi Jalan Cikawung–Jayamukti, Kec. Pancatengah, Kab. Tasikmalaya senilai Rp 6,8 Miliar dari Dana Pinjaman Daerah, menjadi sorotan publik. Baru 2 hari digelar, kondisi hotmix diduga amblas, porous, dan retak buaya. Foto dan videonya viral di Facebook, TikTok, hingga grup WhatsApp, memicu kecaman warganet yang ramai-ramai men-tag akun Gubernur Jawa Barat dan Bupati Tasikmalaya.
Pantauan di lapangan, kerusakan terlihat di beberapa titik. Aspal terkelupas, agregat tidak mengunci sempurna, dan ketebalan di tepi jalan diukur warga hanya sekitar 2,5 – 3 cm.
Dugaan Pelanggaran Teknis: Hotmix Dingin
Dugaan menguat setelah beredar informasi dari pelaksana di lapangan terkait metode penggelaran. Secara teknis Spesifikasi Umum Bina Marga Divisi 6, campuran beraspal panas seperti AC-WC / AC-BC wajib digelar pada suhu 130°C – 150°C dan selesai dipadatkan di atas 110°C. Penggelaran di bawah suhu tersebut berpotensi menyebabkan kegagalan ikatan bitumen, pemadatan tidak maksimal, dan rawan retak serta infiltrasi air.
Kades Cikawung, Feri, menyayangkan kondisi tersebut. Ia berharap proyek bernilai miliaran rupiah itu memberikan manfaat jangka panjang, bukan cepat rusak.
Warga mendesak agar tidak hanya dilakukan tambal sulam (patching), melainkan evaluasi total sesuai spesifikasi.
