Menurut Lee Hawkins, Tahun ini, sebanyak 41 tim dan 635 anak dari berbagai kelompok usia ikut ambil bagian.
“Kami bangga dapat mendukung kesetaraan gender dengan 50% partisipasi perempuan dan memastikan 100% peserta melaporkan peningkatan keterampilan hidup dan kesehatan,” katanya.
Ia menambahkan ASA Foundation juga telah melatih 50 pelatih lokal dalam pengembangan sepak bola profesional berbasis nilai hidup.
Di tempat yang sama Manager Community Development PT Amman Mineral Nusa Tenggara, Dimas Purnama, menambahkan bahwa tema besar tahun ini adalah sustainability.
Inovasi pengurangan sampah plastik menjadi fokus utama, dengan hasil pengurangan lebih dari 60.000 botol plastik selama liga berlangsung.
“Seluruh konsumsi makanan juga telah menggunakan kemasan ramah lingkungan berupa daun pisang, menggantikan nasi box. Ini merupakan langkah nyata menuju penyelenggaraan event yang peduli lingkungan,” tandas Dimas Purnama.
Baca juga: Patroli Malam Minggu Polsek Taliwang di Taman KTC, Wujudkan Kamtibmas yang Aman dan Nyaman
Tampak hadir dalam penutupan Liga KSB Junior Tahun 2025, Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Barat, Merliza, S.Sos.I., M.M.; Founder dan Director ASA Foundation, Lee Hawkins, Manager Community Development PT Amman Mineral Nusa Tenggara, Dimas Purnama, Ketua APSAI Kabupaten Sumbawa Barat, jajaran Forkopimda, perwakilan BNNK, ASKAB PSSI, dan berbagai mitra penyelenggara lainnya.(Red)
