Kab Tasik Obormerahnews.com– Pekerjaan pemeliharaan berkala Jalan Poros Desa Linggasirna, Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya, terus menunjukkan hasil memuaskan. Proyek yang dikerjakan oleh CV Shanum Karya Utama ini menjadi salah satu kegiatan infrastruktur yang paling diapresiasi warga pada tahun anggaran DAU Perubahan 2025, dengan nilai Rp 397.849.600 yang dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat & Kawasan Permukiman serta Lingkungan Hidup (DPUTRLH).
Baca juga: Polsek Seteluk Gelar Sosialisasi Cegah TPPO
Di lapangan, hasil pekerjaan terlihat jelas. Lapisan aspal hotmix terhampar rapi di sepanjang ruas jalan. Permukaan jalan yang sebelumnya rusak, sempit, dan kerap meninggalkan genangan kini berubah menjadi akses yang lebih nyaman dan aman. Ruas ini merupakan jalur vital karena menghubungkan pemukiman warga, area pertanian, hingga akses antardesa.
Ade, pelaksana proyek dari CV Shanum Karya Utama, mengatakan bahwa pihaknya menggarap pekerjaan ini dengan mengedepankan standar teknis dan kualitas material. Total panjang pekerjaan mencapai 600 meter dengan lebar 2,5 meter, dikerjakan berdasarkan SPK Nomor 600.1.9/4558/DPUTRLH/2025 – 600.1.9/4582/DPUTRLH/2025.
“Kami mengerjakan pemeliharaan berkala ini sepanjang kurang lebih 600 meter dengan lebar 2,5 meter. Fokus kami bukan hanya menyelesaikan pekerjaan, tetapi memastikan mutu konstruksi benar-benar sesuai standar yang ditetapkan dinas,” ujar Ade saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.Jumat ( 12/12/2025).
Ia menegaskan bahwa CV Shanum Karya Utama menerapkan prosedur teknis yang ketat pada setiap tahap pekerjaan.
“Kami tidak asal menghamparkan aspal. Mulai dari pembersihan badan jalan, pemadatan, kontrol kepadatan, hingga penghamparan hotmix . Semua kami lakukan sesuai spesifikasi. Kami juga memastikan material yang digunakan berkualitas, dan ketebalan lapisan benar-benar merata agar tidak mudah rusak,” jelasnya.
Selain itu, menurut Ade, koordinasi dengan pihak dinas dilakukan secara intens untuk memastikan pekerjaan tidak hanya sesuai spesifikasi, tetapi juga tepat waktu.
“Kami terus berkomunikasi dengan dinas terkait agar pekerjaan berjalan lancar. Target kami, seluruh tahapan dapat selesai sesuai jadwal 45 hari kalender. InsyaAllah pekerjaan ini selesai tepat waktu dengan hasil yang optimal,” tambahnya.
