“Secara umum, setiap Negara berpotensi menghadapi ancaman militer, dan non militer termasuk ancaman hibrida (hybrid warfare) atau gabungan ancaman militer dan non militer sebagai dampak dari kemajuan teknologi komunikasi dan informasi, ” sebutnya.
Dandim 0612/Tsm juga mengatakan bahwa semua ancaman itu jika terjadi terhadap suatu Negara dapat dipastikan berpengaruh terhadap Ketahanan Nasional di bidang Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial Budaya, Pertahanan dan Keamanan serta Teknologi. Disana terdapat ongkos social (social cost) dan kerugian Negara sebagai dampak negatif yang ditimbulkan.
Oleh karena itu, fenomena Inilah yang menjadi tugas generasi muda sebagai generasi terpelajar dan intelektual untuk melakukan penelitian dan aktif mencegah agar tidak berkembang menjadi beban Bangsa dan Negara ini.
Baca juga: KPU Kab.Ciamis Gelar Simulasi Pemungutan Suara, Warga Mengaku Butuh Waktu 2-3 Menit
Generasi muda harus mampu mengembangkan inovasi dan menghargai kearifan lokal agar bangsa ini tidak ketergantungan terhadap nilai-nilai asing, ” ujar Dandim.(Iwan)**
