“Wilayah kami memiliki sekitar 270 ribu hektar lahan, dan sebagian besar produktif di sektor pertanian. Kami memiliki padi organik yang sudah diekspor, serta produksi ayam pedaging dan petelur yang melimpah,” tambahnya.
Selain itu, Bupati Cecep turut menyoroti potensi ekonomi hijau dan biru di Kabupaten Tasikmalaya.
“Kami punya kawasan pertanian di kaki Gunung Galunggung, hamparan kebun teh di Taraju dan Bojonggambir, serta potensi manggis unggulan dari Puspahiang yang sudah menembus pasar ekspor,” paparnya.
Menurutnya, kekayaan sumber daya alam dan budaya yang dimiliki Tasikmalaya menjadi fondasi kuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan kontribusi terhadap pembangunan nasional.
“Dari dataran tinggi hingga pantai selatan, Tasikmalaya memiliki kekayaan alam, budaya, dan religiusitas yang lengkap. Ini menjadi bekal untuk terus berkontribusi dalam pembangunan nasional,” pungkas Bupati Cecep.(*-)
