Pasangan Fud-Aher juga mencanangkan berbagai program pemberdayaan yang menyesuaikan dengan potensi dan kebutuhan lokal setiap desa di Sumbawa Barat.
Menurut Fud, setiap desa memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda, sehingga pendekatan yang digunakan juga harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah. Hal ini diyakini akan memberikan dampak positif yang lebih besar dan lebih tepat sasaran bagi masyarakat.
Dengan mengusung program-program berbasis pemberdayaan masyarakat lokal, Fud dan Aher berharap dapat menciptakan lapangan kerja baru serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“Kami ingin membangun Sumbawa Barat dari desa ke desa, dengan memperkuat ekonomi rakyat dan memanfaatkan potensi yang dimiliki setiap daerah. Dengan demikian, pembangunan tidak hanya dinikmati di pusat kota, tetapi juga menyentuh masyarakat di pelosok,” jelas Fud Syaifuddin.
Berbagai pernyataan dan komitmen yang disampaikan pasangan Fud-Aher mendapat dukungan positif dari masyarakat. Dalam berbagai kesempatan kampanye, banyak warga yang menyatakan antusiasmenya terhadap program-program yang diusung keduanya. Mereka menganggap visi dan misi yang diusung Fud-Aher sangat relevan dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat Sumbawa Barat.
Fud Syaifuddin dan Dr. Aheruddin tidak hanya mengusung janji politik semata, tetapi juga memberikan visi nyata yang dapat langsung dirasakan masyarakat. Dengan mengutamakan alokasi APBD untuk kesejahteraan rakyat dan menjauhkannya dari praktik yang hanya menguntungkan segelintir pihak, mereka berkomitmen untuk menghadirkan keadilan dan kemakmuran bagi seluruh masyarakat Sumbawa Barat.(Red)
