“Kami juga merasa susah dengan pupuk apalagi pupuk subsidi,paling pertahun kami hanya di jatah 45 kg pertahun sementara kebutuhan kami di 1 tahun mencapai 1 kuwital,terpaksa kami beli pupuk non subsidi yang harganya 7 ribu per kg,” katanya
Baca juga: Bupati Sumbawa Barat Terima Penghargaan Kepala Daerah Peduli Program Penyiaran TVRI
“Saya selaku petani berharap ke pemerintah tolong imbangi harga gabah supaya menyesuaikan dengan harga jual beras di pasaran karena kita saat ini memakai pupuk non subsidi beluk lagi di tambah kemaren kemaroh lumayan cukup lama”.pungkas nya Dadang.(26/02/2024). (Iwan)**
1 2
