Amiruddin juga mengingatkan pentingnya disiplin anggota kelompok. Menurutnya, ketua kelompok berwenang mengevaluasi bahkan mengeluarkan anggota yang dinilai tidak serius agar tidak menghambat keberhasilan program.
Sementara itu, para Ketua KTT menyampaikan sejumlah masukan kepada pemerintah. Mereka berharap program didukung infrastruktur yang memadai dan keterlibatan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Sejumlah kelompok bahkan mengaku telah menggunakan dana pribadi untuk membuka lahan, membersihkan lokasi, dan membangun pagar sebagai bentuk komitmen menyukseskan program.
Ketua KTT Cluster Peternakan Agribisnis Pembibitan Sapi, Irawansyah, meminta seluruh perangkat daerah memberikan perhatian penuh terhadap program unggulan tersebut.
“Seluruh perhatian kepala SKPD harus terfokus pada program unggulan. Pola gotong royong wajib dilakukan agar visi dan misi Bupati benar-benar terwujud,” katanya.
Baca juga: 3 Calon Sekda Pangandaran Sudah Mengerucut, Agus Nurdin Potensial Jadi Sekda Definitif
Pemerintah berharap, melalui dukungan lintas sektor dan partisipasi aktif kelompok peternak, Program Plasma Agribisnis Pembibitan Sapi mampu mendorong KSB menjadi sentra pembibitan sapi unggulan yang berdaya saing dan memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat.(Red)
