Kab Tasik Obormerahnews.com-Polda Jawa barat diminta segera panggil dan periksa Kepala Sekolah SMPN 2 Satap Karangnunggal dan kepsek SMPN 2 Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya.
Baca juga: Bupati Lepas Kontingen PWI KSB, Bidik Prestasi di PORWADA NTB
Pasalnya dalam pembangunan proyek revitalisasi sekolah tersebut diduga ada
deal-dealan uang sebesar 30 persen antara kepala sekolah dengan supplier toko bahan bangunan
Bahkan kedua Kepsek tersebut disinyalir secara terang-terangan meminta fee secara langsung ke PBJ baja alumunium dan plafon dengan mengatasnamakan dinas.
Untuk itu, Pegiat anti korupsi Dedi Supriadi meminta kepada Polda Jawa Barat agar memanggil dan memeriksa Kepala Sekolahnya.
“Kita minta Polda Jabar untuk memeriksa Kepseknya. Kita akan segera layangkan surat Dumas Ke Polda Jabar secepatnya, ” ujarnya.
Lanjut Dedi mengatakan agar Polda Jabar bertindak tegas, jika terbukti ada permintaan fee kepada supplier dan pengusaha baja ringan, maka Kepsek nya harus ditindak tegas selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).
Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya juga diminta mengambil tindakan tegas karena telah di catut namanya dengan meminta upeti dan ada deal-dealan dengan Supplier.
Sebelumnya, Saat dimintai tanggapan melalui pesan aplikasi Whstsapp, Kepala sekolah SMPN 2 Bantarkalong, Maman menepis terkait hal itu.
“Tidak ada persentase dari pihak manapun. Kami belanja sesuai rab,” ucapnya, Senin (21/6/202)
Hal yang sama dikatakan Kepsek SMPN 2 Satap Karangnunggal, Pahmi mengaku tidak pernah minta fee ke suflier seperser pun
