“Yakni berupa pengembangan mangrove, selain kita sudah ada Aquarium Indoensia untuk melengkapi destinasi disini dan sekarang kita tambah track untuk mangrove,” katanya.
Walaupun track itu belum begitu panjang, kata dia, barus sebatas 90 meter. Namun ia berharap, itu menjadi sarana wisata edukasi bagi masyarakat.”Walaupun masih terbatas mudah-mudahan bisa dimanfaatkan bersama. Dimana dengan program ini diharapkan bisa mengenalkan kepada masyarakat potensi-potensi mengenai kelautan dan perikanan,” ungkapnya.
Dirinya berharap, kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah dan juga pihak ketiga dalam pengembangan Desa Perikanan Cerdas, bisa membuat kemajuan di daerah khususnya Kabupaten Pangandaran.
“Mari kita jaga bersama-sama destinas wisata yang sudah ada, terutama yang sudah kita tambah ini, mudah-mudahan bisa menjadi nilai ekonomi, meningkatkan kuakitas bagi warga Pangandaran,” tuturnya.
Baca juga: Kapolda NTB Berikan Bantuan Kepada Masyarakat Saat Kunker di Polres Sumbawa Barat
Kepala Dinas KPP Pangandaran Sarlan mengucapkan terima kasih atas sumbangsih dari KKP melalui Pusat Pelatihan Kelautan dan Perikanan KKP dan BPPP Tegal, sehingga bisa berdiri Desa Perikanan Cerdas (Smart Fisheries Village).(*)
