Teknologi yang Dekat dengan Kebutuhan UMKM
Berdasarkan umpan balik selama kegiatan, peserta semakin memahami bahwa AI tidak selalu rumit atau membutuhkan perangkat khusus. Pemanfaatannya dapat dimulai dari kebutuhan sederhana, seperti mencari inspirasi konten, menyusun deskripsi produk, merencanakan promosi, atau mencatat keuangan usaha.
“Pengetahuan dan teknologi akan lebih berarti ketika dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan usaha sehari-hari. Dengan akses terhadap teknologi yang relevan dan aplikatif, pelaku UMKM dapat membangun keterampilan dan kapasitas untuk mengembangkan usahanya,” ujar Mega Prawita, Managing Director KUMPUL.ID.
Namun, kemudahan tersebut tetap perlu diimbangi dengan kecermatan. Informasi yang dihasilkan AI harus diperiksa kembali dan disesuaikan dengan konteks usaha, dengan tetap memperhatikan akurasi, keamanan data, etika komunikasi, serta hak cipta.
Program ini juga memperkuat kapasitas sumber daya manusia lokal melalui Training of Trainers (ToT) yang diikuti 10 pemuda dan pemudi dari Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa, dan Lombok Timur. Bersama sejumlah karyawan AMMAN dan Mitra Bisnis, para peserta ToT terlibat sebagai fasilitator pendamping selama pelatihan berlangsung. Ke depan, mereka diharapkan dapat terus berkolaborasi dengan AMMAN dan pemerintah daerah untuk memperluas pemanfaatan AI di kalangan pelaku UMKM.
Melanjutkan Pemberdayaan UMKM di NTB
AI Ignition Road to NTB melanjutkan semangat pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dijalankan AMMAN melalui program Bale Berdaya di Kabupaten Sumbawa, Silaras di Kabupaten Sumbawa Barat, dan Gumi Seri di Lombok Timur.
Hingga 2026, lebih dari 1.200 UMKM mitra AMMAN di ketiga wilayah tersebut telah memperoleh pelatihan dan pendampingan. Dukungan yang diberikan mencakup penguatan kapasitas usaha, legalitas, digitalisasi pembayaran, akses pembiayaan, peningkatan produksi, branding, serta perluasan akses pasar.
Baca juga: Semula Unjuk Rasa, GIBAS Berdamai dengan Istighosah di Depan Polres Tasikmalaya Kota
Sebagai informasi, AI Ignition merupakan bagian dari AI Opportunity Fund: Asia-Pacific, sebuah inisiatif regional bersama AVPN dengan dukungan Google.org dan Asian Development Bank (ADB). Di Indonesia, program ini dijalankan oleh KUMPUL.ID untuk memperluas akses pengetahuan dan keterampilan AI bagi pelaku usaha mikro dan kecil, pendidik, serta profesional muda. AMMAN menggandeng program ini untuk membekali UMKM lokal di NTB dengan keterampilan dan sertifikat bertaraf global. (Red)

2 Komentar
Pingback: Soal Mitos atau Fakta Infeksi HPV, RSUD Pandega Pangandaran Edukasi Masyarakat ⋆ OBORMERAH
Pingback: Raih Akreditasi Tingkat Utama, RSUD Pandega Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan Keselamatan Pasien ⋆ OBORMERAH