Apid juga menjelaskan, bahwa pengerjaan jembatan diduga tidak sesuai spek tersebut baru ditemukan oleh tim auditor belakangan ini.
Meski begitu, Apid belum bisa memastikan pemeriksaan terhadap Kades Sukahurip itu.
Sebelumnya, Warga Desa Sukahurip, Kecamatan Pangandaran, Kab Pangandaran, menggelar aksi unjuk rasa di depan bale desa Sukahurip Kab Pangandaran pada Rabu (4/6) pagi.
Mereka melakukan aksi dengan membawa sejumlah spanduk yang berisi tuntutan.
Dalam aksi tersebut, warga menyampaikan enam tuntutan utama, salah satunya adalah mosi tidak percaya dan meminta Kepala Desa Sukahurip untuk mundur.
Tuntutan ini dilayangkan sebagai respons terhadap dugaan korupsi Dana Desa yang terjadi pada tahun anggaran 2024.(RD)**
1 2
