“Kami juga melakukan bimtek/workshop pembentukan penggiat anti narkoba di lingkungan pendidikan kepada 30 orang guru dan siswa,” paparnya.
Lanjut Indah, pihaknya sudah melakukan rehabilitasi rawat jalan di tahun 2024 kepada 56 klien dengan karakteristik klien pratama BNNK KSB, berdasarkan usia, umur 15 tahun 1 orang, umur 15-20 tahun sebanyak 29 orang, usia 21-25 sebanyak 14 orang, usia 26-30 sebanyak 2 orang, usia 31-35 sebanyak 3 orang, usia 36-40 sebanyak 1 orang, usia 41-50 sebanyak 6 orang, sehingga totalnya 56 orang.
Sementara untuk pendidikan, tamatan SD 5 orang, tambatan SMP 25, dan tamatan SMA 26 orang. “Bila berdasarkan jenis zat, shabu-shabu 55 pengguna dan ganja 1,” tandasnya (Red)
1 2
