Sumbawa Barat Obormerahnews.com-Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXII Tingkat Kecamatan Maluk Tahun 1448 H/2026 M resmi ditutup pada Sabtu (4/7/2026) malam di Lapangan Voli Desa Maluk, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Selama enam hari penyelenggaraan, Desa Maluk dinilai sukses menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ yang berlangsung meriah, aman, dan lancar.
Acara penutupan dipimpin langsung oleh Camat Maluk, Muliadi, S.P., serta dihadiri unsur Forkopimcam, para kepala desa se-Kecamatan Maluk, dewan hakim, tokoh agama, tokoh masyarakat, tamu undangan, dan seluruh kafilah peserta MTQ.
Ketua Panitia MTQ XXII, Sudirman, S.H., M.H., dalam laporannya menyampaikan bahwa MTQ berlangsung sejak 29 Juni hingga 4 Juli 2026 dengan mempertandingkan tujuh cabang perlombaan yang diikuti sebanyak 157 peserta dari seluruh desa di Kecamatan Maluk.
“Dari hasil penilaian dewan hakim, sebanyak 94 peserta ditetapkan sebagai juara I, II, dan III sesuai dengan cabang yang diperlombakan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh dewan hakim, panitia, pemerintah desa se-Kecamatan Maluk, Agen Gotong Royong (AGR), serta Tim Penggerak PKK yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Ucapan terima kasih secara khusus diberikan kepada PKK Desa Maluk yang dipimpin Ketua TP PKK Desa Maluk, Zumratun, S.Pd.I., atas partisipasinya dalam lomba kasidah.
Sementara itu, Camat Maluk, Muliadi, S.P., mengatakan bahwa MTQ bukan sekadar ajang kompetisi untuk meraih prestasi, melainkan momentum memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kecamatan Maluk, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh panitia, dewan hakim, pemerintah desa, khususnya Pemerintah Desa Maluk selaku tuan rumah, para donatur, serta seluruh masyarakat yang telah bekerja keras menyukseskan syiar Al-Qur’an ini. Keberhasilan penyelenggaraan MTQ merupakan bukti nyata semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat Kecamatan Maluk,” ungkapnya.
Ia berharap nilai-nilai Al-Qur’an tidak hanya hadir selama pelaksanaan MTQ, tetapi terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai pedoman moral masyarakat.
